Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, Mei 07, 2009

Mutiara Yang Bersinar

kata-kata yang selalu hangat
menyapa menyejukkan hatiku
menutup sesaat rindu yang tlah meracuniku
terus memeluk senyumku dengan lembut
menyita seluruh anganku
yang terbuai dalam rindu yang tak henti
terus menggenggam jiwaku

takkan pernah mau hatiku hilang
hancur bahkan tersakiti

senyum slalu menghiasi kehadirannya
tak ada kata cinta hanya kerendahan hati
mencuri sesaat perhatian di mataku
terus menemani hingga senyumku mengalir

tak ada perasaan lebih, hanya kehangatan
piluku mengalir dan terus beranjak
slalu membuatku tersenyum

menyimpan tiap kata yang mengalir di hatinya
menyibak tiap kisahdari hangat kata hatinya

penyejuk hati ketika ku menutup bibirku
menata hatiku kala tak ada lagi senyum
tak ada cinta maupun sayang

hanya sebuah kepingan yang menjaga lukaku
agar menutup dan hilang
walaupun bekasnya takkan pernah terhapus
namun hanya dia yang dapatmelakukannya
mutiara yang bersinar di matanya

By Marissa

Sabtu, Mei 02, 2009

Keindahan Yang Hilang

Sayup-sayup undan tua berlagu hiba

Terbang beriringan di rembang petang

Renik-renik mengirai bulu carik

Melayan satu-satu berbaur debu

Lesu berapungan di air lalu.

Daun-daun menghijau alangkah segar

Kemilau danau disinar mentari

Kali tenang betapa lembut mengalir ke muara

Kedamaian melingkar rimba

Lalu tumpah kasih nan jernih

Erat bertaut cinta kasih.

Malam hiba dadanya ungu luka

Pungguk tersedu pilu di atas batu

Bulan tiada lagi mendandan wajah

Bintang malam pudar sinarnya

Jumat, Mei 01, 2009

Yang Terindah


Mata itu..
mata yang tlah menghantui hatiku
sinar yang tlah membuatku kaku
cahaya yang menyesakkan ruang di dadaku

Senyum itu..
senyum yang selalu menghantui aku
senyum yang selalu menghangatkan mataku
yang mengalirkan air jernih di hatiku

Suara itu...
suara yang slalu terngiang di kepalaku
berdengung di hatiku
menghentikan denyut jantungku

Wajah itu...
wajah yang selalu membuatku tersenyum
wajah yan membuatku rindu
rindu ingin melihat lagi senyunnya

Mendengar suaranya, mengacaukan akalku
menghentikan langkahku tuk datang kepadanya
menyesakkan dadaku melihat senyumnya
hanya menatap wajahmu saja aku merasa gila

Aku terdiam mematung melihatnya
tak mampu menata hatiku
Kacau...!jiwaku berteriak keras
meracau mengusik ketenangan jiwaku

Terhenti tiap detak jantungku
menyatu dengan arah aliran mataku
menggumpal di hatiku
lalu hanyut mengalir bersama nafasku

Ada rasa hangat di hatiku
rasa rindu yang medalam
rasa yang takkan hilang
mengharap sebuah penantian

Hati tak ingin kehilangan
untuk terus bisa menatapnya
terus melihat senyumnya
terus mendengar suaranya

Namun, tak ada yang bisa melangkah
hanya bisa terus menatapnya
dari hati yang paling dalam
dan harapan yang takkan kembali
karya Marissa